Moms dairy

Post Birthing Moment..

Hai hai, nggak berasa banget baby aku udah memasuki usia 2 bulan. It was really fun and excited experiences also lil bit stressfull hihi..

Waktu hamil aku rasanya bahagia saja, semua orang baik banget sama aku (karna gk tega kalik yak ngeliat calon emak kecil bawa perut segede baskom hihi) Trus badan, kulit, muka, rambut semuanya (rasanya yaa) glowing, padahal nggak perawatan apa2. Mau makan apa aja hayuuk, manis pedes asem asin semua dihajar bleh deh setelah usia kandungan 3 bulan.

Tapiiii setelah baby ku lahir, dunia kaya berputar. Badan aku yang tadinya mulus, tiba-tiba diserang hormon gatel2 setelah 2 minggu lahir baby. Semua badan terkena serangan gatal, sampe ke mata juga ikutan bengkak karena bentol segede berlian. Bentol kecil2 seperti kaligata juga menyelimuti paha dan tangan. Geli deh liatnya! Tambah lagi stretch mark yang merajalela di perut, bikin sedih hiks, kemana larinya kulit muluskuu?? *deramaa*

Anakku waktu lahir juga mengalami sedikit masalah kulit. Banyak bentol merah di daerah sekitar wajah dan ternyata sampai punggung. Dokter anaknya bilang, penyebab kulit baby aku seperti itu adalah karena adanya alergi susu, coklat, dan kacang tanah. Yak, it’s so nightmare for me, makanan kesukaanku selama hamil harus segera dihindari selama menyusui. Walaupun aku sudah tidak mengkonsumsi makanan2 tersebut, bentol merah masih kerap tumbuh di kulit mungil baby aku.
Setelah ke 2 dokter, aku baru bisa sembuh di dokter yang ke 3. Dengan Dr. Grace Wardana dari RSIA Brawijaya, baru deh berasa enakan, gatelnya perlahan berkurang dan hilang Alhamdulillah. Obat yang diberikan cocok dan aman buat baby. Baby aku juga aku bawa berobat, untuk mengetahui kenapa bentol merahnya ada terus dibadannya. Ternyata kulit anakku mengikuti kulit Ibunya yang super sensitif, jadi gampang terkena penyakit kulit, jadi bukan karena makanan, melainkan karena anakku tidak bisa lembab seperti menggunakan kaos dalam. Lalu dokter menyarankan kami ganti sabun dengan kandungan soap free, yaitu merk Physiogel. Aku dan baby cocok sama saran dari dokter dan salep yang diberikan juga kece banget, bikin kulit balik normal.
Problem 1 solve, yak tiba-tiba dateng penyakit lain yaitu demam dan muntah. Kata orang-orang, bila kita menyusui antibodi kita akan berkurang, mungkin itu juga yang aku rasakan. Minum panadol biru akhirnya hilang. 

Yang terakhir nih, kayaknya semua Ibu menyusui pernah mengalaminya, yaitu luka pada puting. Anakku termasuk baby yang hobi banget nenen, sehari bisa 6 jam lebih dihabiskan dengan nenen, Alhamdulillah pinter miminya, jadi cepet gede hihi. Tapii kalau nggak sabarannya kambuh, dia bisa menggigit puting dengan keras, akhirnya pelekatannya salah dan jadi luka.

Selama luka, aku nggak berani nyusuin baby aku dengan payudara. Tiap hasil pompa langsung aku berikan ke dia. Tak lupa aku tanya ke lingkungan kanan kiri obat yang ampuh untuk menghilangkan luka pada puting. Rasanya sakitt sekali seperti sariawan, tekstur lukanya pun mirip2 sariawan. 

Aku mencoba beberapa saran teman, ada yang bilang pakai minyak kelapa, nipple cream sampai ke krim ruam popok bayi. Untungnya dapet kado 2 nipple cream, jadi nggak harus beli lagi hihi. Berikut review nya :

1. Mothercare Nipple Cream “It’s your body”

Cream ini udah aku gunakan dari sebelum aku mengalami luka pada puting. Aku pakainya lebih buat perawatan aja si, karena creamy gitu dan lembut di kulit seperti lotion. Cuma setelah baby aku heboh banget nenennya ampe nggak sempet ngapa2in, aku jadi nggak sempet perawatan puting, padahal menurutku cream ini lebih cocok digunakan sebagai pencegah luka puting, dengan kandungan vitamin E dan Bisabol yang berguna untuk melembutkan dan melindungi area puting (infonya dari IG mothercare). Jadi sebelum sakitnya makin menggila, aku mengoleskan krim ini di daerah puting. Tapi jika sudah sakit, krim ini agak lama bekerja untuk kesembuhan, karena memang cream ini bukan untuk menyembuhkan, namun cocok untuk perawatan untuk puting yang sensitif.

2. Medela Pureland

Kalau yang ini lebih ok untuk penyembuhan luka puting. Kandungan pure natural dari 100% Lanolin murni tanpa bahan tambahan dan pengawet sangat cocok untuk kulit kering sensitif sepertiku, serta kandungan hypoalergenic sangat baik dan aman. Teksturnya lebih mirip seperti salep, agak lengket dan warnanya transparan. Juaranya lagi, sangat aman untuk bayi sehingga tidak perlu dilap sebelum menyusui. Selain untuk puting ibu, aman juga dugunakan untuk bayi yang mengalami kulit kering, bibir pecah2, dan hidung kering karena flu, jadi 1 salep untuk banyak kegunaan deh. 

Saat luka puting, aku rutin mengoleskan 3-4x sehari Medela ini, bergantian dengan minyak kelapa. Alhamdulilah berkurang lukanya setelah 3 hari. 

3. Bepanthen salep bayi

Aku pernah baca review orang yang luka puting bisa sembuh pake salep ruam popok bayi. Ternyata teman yang mengalami hal sama sepertiku juga menggunakan salep ini dan memang ada keterangannya di produk ini untuk luka puting, namanya Bepanthen dan namanya tidak asing didengar para ibu-ibu muda. Waktu aku coba ternyata reaksinya cepat, yaitu jadi agak panas. Aku cuma pakai 2x karena mungkin di kulitku kurang cocok. Tapi temanku cuma sehari pakai besoknya langsung hilang. Mungkin tergantung kulit juga yah.

Baru berasa arti dari Pejuang ASI setelah melahirkan, ternyata dalam memberikan ASI banyak yang diperjuangkan, seperti rasa sakit, mood yang harus stabil dan waktu yang dikorbankan demi memenuhi nutrisi anak.

Aku juga sempat mengalami baby blues, stress berat karena baby aku tidak mau ditaro ditempat tidur, maunya cuma mimi. Aku sama sekali nggak siap dengan kondisi ini, dimana biasanya aku bisa melakukan apa saja, kok beda banget saat awal2 baby aku lahir? Untungnya suami aku sangat sabar dan mencoba meredamkan suasana, ditambah aku nggak tega melihat tatapan mata anakku kalo lagi menyusui, dia kayak bilang, “momi aku lapar” huhu ciaann ๐Ÿ˜ฆ akhirnya aku sekarang sudah terbiasa waktuku banyak digunakan untuk memberikan ASI.

Caiyooo para mommy!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s