See.. Or just read it

Lanjutan Chiropractic..

Hi Hi, seneng deh akhirnya nulis Рnulis lagi. Kemarin2 ini aku sempet nonton Metro TV acara 360. Di acara tersebut membahas mengenai klinik ilegal yang memperkerjakan tenaga asing. Pastinya menyinggung klinik Chiropractic dongs.. yekann.. Ternyata Chiropractic Indonesia yang aku ceritakan di postingan sebelumnya, saat ini sudah di segel pada ke 6 cabangnya dan ke 2 owner-nya kakak beradik yaitu Anthony Dawson dan Thomas Dawson sudah ditangkap pihak kepolisian.

Alasannya karena lagi – lagi izin kerja (zzzz..) Mereka berdua tercatat sebagai konsultan. Namun tetap praktek juga sebagai Chiropraktor atau Dokter.

Dikutip dari bbc.com

Chiro 1

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/01/160128_indonesia_chiropractic:

juru bicara Polda Metro Jaya, M Iqbal mengatakan :

“Berdasarkan hasil gelar perkara di pengawasan penyidikan, ada beberapa alat bukti yang mengarah perbuatan pidana.”

Iqbal menambahkan, pasal yang dilanggar ialah pasal 185 junto pasal 42 ayat 1, UU RI No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pasal itu mewajibkan perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing memiliki izin tertulis dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk. Menurut Iqbal, Chiropractic Indonesia tidak mengantongi izin tersebut. –> berarti belum ada izin dari DepKes nih!

Pasal lain yang dilanggar ialah Pasal 83 UU RI No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Pasal tersebut mengganjar setiap orang yang bukan Tenaga Kesehatan, tapi melakukan praktik seolah-olah sebagai Tenaga Kesehatan, dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Hmm ngeri juga yah mereka sudah praktek di Jakarta sejak lama, dari tahun 2006 ya setahuku. Tapi selama ini nggak ada yang notice dengan perizinan mereka.

Dikutip dari website : http://www.stuff.co.nz/

Chiro 2

Dawson wrote that he encouraged patients to make sure their friends who went to other clinics had standards of the high level patients received from Chiropractic Indonesia.

“In Chiropractic Indonesia, our doctors are qualified with adequate experience, plus degrees and we have working permits to work in Indonesia.”

 Maka jelas  ya sebenernya untuk Dokter atau Chiropraktor yang praktek disini semua ada izinnya kalo dari yang saya tangkap di artikel tersebut. Hanya saja permasalahannya sang owner ikut-ikutan jadi dokter. Jadilah semua cabang Chiropractic Indonesia ikut di tutup.

Sekarang aku sama sekali nggak berobat untuk tulang punggung. Sedih sih sebenernya, karena lagi hamil harusnya tulang punggung menjadi faktor penting juga dalam menjaga kesehatan bumil. Terus terang jadi bingung harus kemana, ke ortopedi ntar disalah – salahin lagi, dibilang kenapa nggak dari dulu oprasi -__- basi deh.. kalo kata Cinta di AADC “Basi! Madingnya udah keburu terbit!” hahahaha.. Ke Chiropractic juga udah nggak ada tempatnya, hiks..

Aku udah nggak pernah dengar lagi berita dari team Chiropractic Indonesia yang biasanya rajin sms-in jadwal praktek. Mereka SMS terakhir untuk memberi info bawasannya mereka sudah tidak menjalankan praktek sampai dapat keputusan resmi dari DepKes. Kasihan juga si yah nasib karyawan disana yang menggantungkan pekerjaan pada klinik Chiropractic.

Yah sekali lagi aku hanya berharap semoga kejadian serupa nggak ada lagi. Nggak harus menunggu nyawa melayang untuk mengusut kasus – kasus malapraktik.

Papay..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s