My comment on what i see

Mari “ber”iklan

Advertising world.. oh I’ve been in this world for 3 years.. so many drama.. so many experienced..

Aku sebenernya suka males si ngomongin kerjaan di blogs, but this time, karena moment yang kemaren2 (udah lama si sebenernya, kayak beberapa bulan yang lalu) sempet bikin dunia advertising berduka karena meninggalnya salah satu insan advertising (sedap bahasanya :p) yang meninggal dunia karena kabarnya kerja lembur 30 jam..

Turut berduka cita sedalam – dalamnya, for sesama young generation in advertising world.. Semoga arwah beliau diterima di sisiNya dan di maafkan kesalahan2nya.. Amiiin..

Well anyway, sedih banget setelah kejadian itu langsung banyak orang-orang terdekat yang menganggap advertising is a mean world.. sampe memakan korban gitu..

Aku mau cerita aja sebagai bagian yang kerja di advertising, sebenernya dunia advertising tuh ya.. bisa dibilang mean juga, keras juga, nggak kenal waktu, nggak kenal perasaan (lahh) hahaha..

Intinya si sebenernya dunia advertising sangat luas.. Mungkin kalau orang awam yang kurang mengerti mengenai advertising atau periklanan nggak akan menyangka bahwa sebenernya semua tempat bisa dibuat media beriklan. Nggak hanya di TV aja (walaupun masih paling gede impact nya menurut aku dibanding media lain di Indonesia), pastinya print media seperti majalah dan koran sudah menjadi satu kesatuan dengan iklan di TV. Tapi ternyata dari produk yang biasa kita lihat dipasaran sampai branding di pertokoan dimana suka kita lihat gambar – gambar atau bentuk unik – unik menghiasi rak supermarket tak sedikit dibuat hasil kreativitas team agency periklanan. Tak hanya di pusat perbelanjaan, tapi juga di jalanan, di bis kota, atau di berbagai station kalau kita lihat di luar negeri, kebanyakan  yang bikin juga dari agency advertising. Trend saat ini lebih mengangkat ke media digital, dimana sudah banyak pop up iklan bertebaran di portal – portal ternama. Juga di youtubue.

What amazing world actually, setiap harinya ada saja yang  bisa kita pelajarin dari sini. Sebetulnya sangat dynamic, tidak monoton mengerjakan media yang sama saja.

 

taken from googling 

Dalam mempromosikan produk, disini diajarkan bahwa kita harus kenal dulu produk tersebut. Anggaplah kita mau PDKT nih hehe jaman SMA banget ya :p, kalau pengen deket harus kenal dulu dong yah, kelebihan dia apa, kekurangannya apa, suka nya apa, apa yang orang lihat tentang dia, dan lainnya. Begitu pula dengan produk, harus tau semua itu.. mungkin tambahannya yang nggak sama dengan orang lagi PDKT adalah harus tahu target market produknya itu sendiri. Kalau udah kenal banget nget nget, baru deh kita obrolin gimana caranya biar ni produk laku dipasaran atau bisa dikenal sama target2nya dengan cara beriklan.. Sehingga terciptalah iklan – iklan yang mondar mandir wara wiri di berbagai media. Iklan yang berhasil sebenernya kalo menurut aku yah.., belum tentu yang bagus secara estetika juga, yang cheesy dan norak pun bisa jadi berhasil dikenal karena ya noraknya itu.. Balik lagi ke objective awalnya client, yang pengen produknya laku terjual. Jadi ya sah2 aja mau bikin yang katro apa ndeso sekalipun asal masih sesuai dengan segmen produknya yaa..

Kurang lebih gitu deh dunia periklanan, sounds great yah! Sounds Fun! Itu dari segi periklanan secara generally yah.. Nah sekarang aku akan membahas mengenai dunia dibalik pembuatan iklan itu sendiri di Agency Advertising.

 

Pengalaman aku si masih jauh dari lama disini, tapi yah sudah cukup familiar dengan lingkungan dan dunia kerjanya.

Aku akan share beberapa kelebihan dari kerja di agency yah hehe.. Enaknya kita bisa lebih bebas untuk berbusana. Ada yang pake celana pendek, ada yang tatonya sengaja diperlihatkan, pokoknya lebih santai deh. Kecuali kalau mau meeting sama client, baru deh disesuain lagi pakaiannya.

Selain itu di beberapa kantor jam nya lebih fleksibel, nggak harus datang pagi banget kalau memang sudah lembur di malam hari nya.

Dan yang paling asik, di beberapa kantor juga yang mencapai target tahunan seluruh karyawan akan dapat reward ke luar negeri!

But then, pasangannya kelebihan adalah kekurangan kan yah.. Agency bagaimanapun tetap bergantung sama client, di benak kita udah tercipta ide ide menarik dalam mempromosikan suatu produk ataupun jasa, tapi tetap client yang pada akhirnya punya kendali. Mengenai hal itu, terkadang ada client yang salah mengartikan agency bukan sebagai partner, melainkan “kantor design” yang dapat sewaktu – waktu mereka bisa kejer – kejer dengan memberikan deadline yang udah bukan mepet lagi, tapi bagaikan proyek roro jongrang yang hari ini di brief besok pagi udah harus kudu jadi.

Padahal dalam membuat suatu ide menarik yang out of the box, memerlukan waktu yang lumayan cukup lama buat ngedapetinnya. Harus liat-liat referensi dulu,  harus liat kompetitor udah bikin apa aja biar gk sama, dan lain sebagainyaa..

Once udah approve, nantinya akan ada revisi ini, revisi itu, sampe kesekian kalinya dan berujung di media2 yang sudah bisa dinikmati oleh public.

Itulah yang bikin agency berbeda dari kantor lainnya. Jam kerjanya yang super nggak jelas. Jangan harap masuk ke dunia agency dan bisa pulang kayak jam 5 atau jam 7 sore. Dan jangan harap juga omongan yang didenger dari internal dan eksternal adalah yang bagus terus, tapi akan banyak orang nyinyir yang berseliweran di telinga, bahkan tanpa sadar kita mungkin udah jadi salah satu orang – orang tsb pas udah masuk di dunia agency.

david-ogilvy-if-it-doesnt-sell

 

Well, tapi semua ini terbayar saat apa yang kita kerjakan tayang di media. Rasanya ada kepuasan tersendiri saat banyak orang bisa at least liat aja apa yang kita kerjain, beli produknya akan lebih jadi nilai + 

Now.. I’m decided to leave… 🙂 leave in love feelings..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s