My comment on what i see

What a great movie! (but not ever hehe)

Couple days a go, aku baru aja nonton dvd yang judulnya 127 Hours. Agak telat juga si baru nonton film yang dirilis pada Januari 2011 ini hehe. Film yang disutradarai Danny Boyle ini, emang sukses bikin para penikmat film deg-degan, tegang, dan merasakan persis dengan apa yang dirasain oleh Aron Ralston (tokoh pemeran utama di film ini) di tambah lagi dengan ceritanya yang based on true story membuat kita semakin tercengang deh

Taken From Google

Ceritanya berawal dari seorang Aron Rolston (James Franco) yang super gig dan cinta banget dengan alam terutama hiking. Dan suatu ketika saat sedang asik – asiknya berjalan di antara pegunungan gurun di Utah, sebuah batu besar berhasil menjatuhkan dirinya di perbatasan antara 2 gunung sehingga stuck dalam posisi tangan kanan terjepit. Segala cara ia lakukan agar dapat terbebas dari batu besar tersebut. Tapi hasilnya dan selama 127 jam harus bertahan dalam keadaan terjepit.

Nggak akan terbayang di benak kita terpaksa harus berdiam diri  dengan tangan terjepit batu, nggak bisa kemana – mana (gerak aja susah), sendirian, di antah berantah yang jauh banget dari hingar bingar keramaian orang. Hii it will so horrible!

Tapi film ini sama sekali nggak bikin para penontonnya bosan dengan 1 angle yang sama terus selama film. Sinematography yang menarik, pengambilan gambar yang juga briliant makes us stay focus on that movie. Kitajuga dapat melihat keindahan Amerika dari sisi lain yaitu alam di Utah.

James Franco and The director

Loncatan besar buat James Franco dapat memerankan sebagai pemeran utama dengan cerita yang extraordinary kayak gini. Ia juga sukses banget memerankan Aron  Rolston yang cuek, periang, and lil bit silly walaupun dalam keadaan stuck seperti itu.  Karena film ini diambil dari otobiografi Ralston yang berjudul Between a Rock and a Hard Place, maka jelas pemeran utama harus menjadi center of the stage yang menjadi nyawa dari film ini. Two tumbs up lah buat James Franco yang bener – bener berhasil membuat kita merasakan atmosfir dari panasnya udara di Utah dan merasakan gimana rasa sakitnya terjepit batu besar hingga harus memotong tangannya sendiri. Bener – bener ngilu! Nggak heran kalau film ini jadi nominasi dalam oscar dan James Franco  juga menjadi nominator sebagai best actor.

Pelajaran yang diambil dari film ini banyak banget. Kita bener – bener harus bersyukur dengan setiap detik yang terjadi di dalap hidup kita. Mungkin kita suka ngerasa bosen, marah, kesel sama keadaan. Tapi nggak ada keadaan yang lebih parah daripada harus bertahan dalam keadaan terjepit selama berhari – hari and no one there. Dan selalu harus bilang kalau mau kemana – mana kepada orang – orang terdekat. Karena kalau nggak kejadiannya kayak gini nih! Keluarga nggak tau kita dimana, e tiba -tiba dapet musibah, keluarga juga nggak ngerti harus cari kita kemana.  And the most important thing is, bring a cellphone everywhere yo go! Walaupun belom tentu dapet sinyal juga si di dalam keadaan kayak gitu, tapi at least masih ada harapan buat menghubungi  atau di hubungi orang deh. So recommended movie!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s