My comment on what i see

Food Addicted

Haii – haii. Semenjak suka nonton acara – acara yang berbau masakan kaya Masterchef, Ala Chef, Goyang Lidah, Top Chef, dan acara – acara wisata kuliner yang mostly di tayangin di Trans, menginspirasi aku buat meriview berbagai santapan yang udah pernah aku cobain di berbagai restoran. Beside then, aku juga kepengen banget si bisa bergabung dalam majalah atau website tentang lifestyle gitu hehehe kok jadi curhat ya? :p

Pertama – tama aku akan membahas restoran yang rasa makanannya masih bisa terasa di lidah aku (agak berlebihan ya) hehehe.

Yaitu Ice Cream Goreng yang ada di Soeryo Cafe & Steak di bilangan Pejaten Jakarta Selatan. Aku menyantap dessert ini saat menyaksikan Final Kejuaraan AFF Indonesia vs Malaysia di TV. Emang agak aneh si makan Ice Cream Goreng yang harus dipotong – potong sambil menonton bola yang harusnya mata kita terus tertuju sama TV, bukannya malah fokusnya terbagi 2 antara makan dan nonton. Kacang kulit udah jadi pasangan yang paling pas saat nonton bola deh!

                                                                                                          

Ok, back to the topic. Jujur aku agak katro soal makanan ataupun tempat hang out. Karena kalau aku udah dapetin tempat yang enak untuk sekedar duduk – duduk sambil ngemil ataupun sudah mendapatkan menu makanan favorit, aku tidak akan pindah ke lain tempat. Makannya aku nggak pernah merasakan apa nikmatnya Ice Cream Goreng sebelum mampir di Soeryo. Padahal sudah banyak restoran yang menyajikan menu ini, tapi ya beginilah aku hehehe. Setelah sajian dessert ini datang, aku mulai tercengang dengan bentuknya yang besar sebesar mmm lebih kecil sedikit dari bola kasti.  Penampilannya yang cantik dengan cream coklat menghiasi piring serta kehadiran 1 batang coklat Astor membuat selera makan bertambah. 

                                                                                                            

Setelah aku potong menjadi 2, ternyata di dalamnya terdapat ice cream vanila yang tidak mencair atau meleleh sama sekali. Tentu saja bikin aku kagum. Kok bisa ya di goreng tapi nggak meleleh? For someone who cannot cook like me, it very impresive! Saat aku gigit rasa kruncy garing kulit luarnya agak mengalahkan dingin ice cream vanila di dalamnya. Namun bagi yang tidak suka rasa terlalu manis, dessert ini pas banget.  Paduan garing kulitnya dan coklat cair di luarnya, menambah cita rasa tersendiri. Makan 1 porsi ini sudah membuat perut kenyang sampai besok pagi (kalau makannya malam hari looh).

Buat ku yang baru pertama mencicipi Ice Cream Goreng, aku beri nilai *** bintang dari 5 bintang. Hal ini karena aku jatuh cinta banget sama penampilannya namun untuk rasa, sebagai pecinta makanan manis, yaaa masih bisa di bilang kurang.

But then, this menu includes a list of favorites dessert in Soeryo.  Soeryo cafe juga tempat yang nyaman untuk menjadi tempat berkumpul kerabat maupun keluarga. Kapasitasnya yang cukup (tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga) membuat kita semakin nyaman berada disini. Ditambah displaynya yang minimalis dan dipenuhi dengan sofa  – sofa seperti layaknya berada di rumah. Pada malam hari saat malam minggu, live piano setia menemani bersama 1 vocalist. Pengunjung juga bisa ikutan menyumbangkan suaranya. Dan yang paling saya suka, pelayanannya yang sangat baik dan juga cepat membuat kita tidak sempat menunggu lama untuk menyantap makanan yang telah kita pesan.

Well, segini dulu review dari aku. Selamat makann!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s